HUKUM THALAQ DAN IDDAH

Authors

  • Lily Aulia Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Wawan Arbeni Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Chikita Azzahra Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Echi Syahputri Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Fira Santika Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Dinda Pratiwi Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Icha Marsela Br. Ginting Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Abstract

Thalaq dan iddah merupakan dua konsep penting dalam hukum keluarga Islam yang memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan kehidupan rumah tangga setelah terjadinya perceraian. Thalaq merupakan salah satu bentuk pemutusan hubungan perkawinan yang dibenarkan dalam Islam, meskipun termasuk perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT. Sementara itu, iddah merupakan masa tunggu yang wajib dijalani oleh seorang perempuan setelah terjadinya perceraian atau kematian suami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep hukum thalaq dan iddah dalam perspektif hukum Islam, dasar hukumnya dalam Al-Qur'an dan Hadis, serta hikmah dan implikasi penerapannya dalam kehidupan masyarakat Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif. Data diperoleh dari Al-Qur'an, Hadis, kitab-kitab fikih klasik, peraturan perundang-undangan, serta literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thalaq merupakan hak suami yang penggunaannya harus memperhatikan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Sementara itu, iddah berfungsi untuk menjaga kejelasan nasab, memberikan kesempatan rekonsiliasi, serta melindungi hak-hak perempuan pasca perceraian. Dalam hukum positif Indonesia, ketentuan mengenai thalaq dan iddah telah diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) sebagai bentuk implementasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional.

References

Ahmad, N., & Putri, S. (2024). Analisis penetapan nafkah iddah dan mut'ah dalam perkara cerai talak di Pengadilan Agama Surabaya. Journal of Economic and Law, 5(2), 112–128.

Al-Qur'an Al-Karim.

Anwar, M. (2021). Perceraian dalam perspektif hukum keluarga Islam kontemporer. Jurnal Al-Ahwal, 14(2), 87–101.

Arifin, S. (2022). Perlindungan hukum perempuan pasca perceraian dalam Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Syariah Indonesia, 11(1), 45–63.

Asri Devi, N. A., Khosim, A., & Ramdani, R. (2025). Penerapan norma hukum nafkah iddah dalam perkara cerai gugat: Analisis ratio decidendi putusan hakim pengadilan agama. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam.

Azzam, A. A., & Hawwas, A. W. (2021). Fiqh Munakahat. Jakarta: Amzah.

Elsa, E., Yunus, M., & Fauziah, E. (2025). Analisis hukum Islam terhadap pelanggaran hukum iddah bagi wanita yang bercerai. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 5(2).

Fadilah, N. (2023). Relevansi hukum iddah di era modern. Jurnal Hukum Islam Nusantara, 9(2), 91–108.

Fadhil, M., Hendra, M., & Suryani, D. E. (2023). Determination of iddah support through ex officio judges' rights in verstek talak divorce cases. Hermeneutika: Jurnal Ilmu Hukum, 7(2).

Fauzan, M. (2022). Talak dan perceraian dalam perspektif maqashid syariah. Jurnal Ahkam, 18(2), 101–118.

Fuadi, M., Anggreni, D., & Fitriyani, N. (2024). Implementasi nafkah iddah dalam putusan Pengadilan Agama Lubuk Linggau. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 8(1), 55–71.

Hakim, R. (2021). Hukum Perkawinan Islam. Bandung: Pustaka Setia.

Hardani, S., Erman, & Bratasena, I. P. (2025). Grey divorce dan implikasinya terhadap pelaksanaan iddah pada perempuan lansia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam.

Hasanudin. (2020). Divorce and iddah in the Qur'an and Hadith perspective. Al Hakam: The Indonesian Journal of Islamic Family Law and Gender Issues, 1(1).

Heniyatun, Sulistyaningsih, P., & Anisah, S. (2020). Pemberian mut'ah dan nafkah iddah dalam perkara cerai gugat. Profetika: Jurnal Studi Islam.

Hidayat, A., & Syarifuddin, M. (2023). Pembaruan hukum perceraian dalam sistem peradilan agama Indonesia. Jurnal Al-'Adalah, 20(2), 77–95.

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.

Ismail, R. (2021). Konsep talak dalam fikih empat mazhab. Jurnal Syariah dan Hukum, 15(1), 65–82.

Karim, A. (2023). Kedudukan nafkah iddah dalam hukum keluarga Islam Indonesia. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 12(3), 141–158.

Mahmud, M., Choeri, M., & Rosyada, F. (2025). Interpretasi kontemporer terhadap konsep iddah dalam perspektif maqashid syariah. Jurnal Mahkamah, 10(1), 73–91.

Mansur, H. (2020). Perlindungan hak-hak perempuan dalam perkara cerai talak. Jurnal Hukum Islam, 17(2), 133–149.

Mardani. (2022). Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mughniyah, M. J. (2021). Fiqh Lima Mazhab. Jakarta: Lentera.

Nasution, K. (2022). Hukum keluarga Islam dan tantangan modernitas. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 15(1), 25–42.

Pratama, A. (2023). Kewenangan hakim dalam menentukan nafkah iddah pasca perceraian. Jurnal Legislasi Islam, 8(2), 120–137.

Putra, D., Mariza, R., & Al-'Aina, S. (2024). Dinamika pemahaman masyarakat terhadap konsep iddah dalam perspektif hukum Islam modern. International Journal of Islamic Law, 6(1), 56–75.

Rahman, T. (2021). Perceraian dan rekonstruksi keluarga Muslim kontemporer. Jurnal Studi Islam, 13(2), 80–97.

Republik Indonesia. (1974). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Riadi, M., & Murjani. (2023). Penggunaan hak ex officio hakim dalam penetapan nafkah iddah pada perkara cerai talak. Mitsaq: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 9(1), 33–52.

Rofiq, A. (2022). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sabiq, S. (2021). Fiqh Sunnah (Jilid 2). Jakarta: Republika.

Samsuri, & Sayehu. (2024). Hadiths on thalaq and iddah with psychological and theological normative approaches. Jurnal Hukum Keluarga.

Sari, Y. (2022). Kedudukan perempuan dalam masa iddah menurut hukum Islam. Jurnal Al-Hukama, 7(2), 99–114.

Shihab, M. Q. (2022). Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati.

Simatupang, R., Adly, M. A., & Firmansyah, H. (2025). Dalil-dalil hukum thalaq. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 3(1), 179–194.

Susanto, A. (2024). Analisa hukum tentang penetapan nafkah iddah pasca perceraian (Studi kasus Putusan PA Nomor 239/Pdt.G/2021/PA.Pal). Jurnal Ilmu Hukum Toposantaro.

Syarifuddin, A. (2021). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Umar, M., Adly, A., & Firmansyah, R. (2024). Kaidah fikih dalam penjatuhan talak perspektif hukum Islam. Relinesia: Jurnal Kajian Islam, 4(2), 201–218.

Wahyuni, S. (2021). Implementasi Kompilasi Hukum Islam dalam penyelesaian perkara perceraian. Jurnal Al-Qanun, 18(1), 61–80.

Wahbah Az-Zuhaili. (2021). Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

Yusuf, M. (2023). Maqashid syariah sebagai pendekatan dalam reformasi hukum keluarga Islam. Jurnal Syariah Kontemporer, 10(2), 115–132.

Zakyyah, N., & Ridwansyah. (2024). Analisis disharmoni pengaturan nafkah iddah dalam Kompilasi Hukum Islam. Media Syariah, 26(1), 88–106.

Downloads

Published

2026-06-04