HUKUM THALAQ DAN ‘IDDAH

Authors

  • Mauly Lovika Anjani Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Wawan Arbeni Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Naufal Fadhilah Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Nabila Amanda Rasikah Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Pratiwi Soleha Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Siti Nur Annisa Yuizati Lubis Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Syaira Ananda Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Abstract

Thalaq dan ‘iddah merupakan bagian penting dalam hukum keluarga Islam yang berkaitan dengan berakhirnya hubungan perkawinan dan masa tunggu yang harus dijalani oleh seorang perempuan setelah perceraian atau kematian suami. Ketentuan mengenai thalaq dan ‘iddah memiliki tujuan untuk menjaga keturunan, memberikan kesempatan terjadinya rekonsiliasi antara suami dan istri, serta menjamin kejelasan nasab dan hak-hak perempuan. Perkembangan kehidupan modern dan meningkatnya angka perceraian menjadikan kajian mengenai thalaq dan ‘iddah semakin relevan untuk dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep thalaq dan ‘iddah menurut perspektif hukum Islam, jenis-jenis thalaq, macam-macam ‘iddah, serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thalaq merupakan hak yang diberikan syariat kepada suami sebagai jalan terakhir dalam menyelesaikan konflik rumah tangga, sedangkan ‘iddah merupakan masa tunggu yang diwajibkan kepada perempuan dengan tujuan menjaga kehormatan, kejelasan keturunan, serta memberikan ruang untuk mempertimbangkan kembali keberlangsungan rumah tangga. Ketentuan mengenai thalaq dan ‘iddah menunjukkan bahwa hukum Islam dibangun atas prinsip keadilan dan kemaslahatan bagi seluruh pihak.

References

Al-Jaziri, A. (2022). Al-Fiqh 'Ala al-Madzahib al-Arba'ah. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.

Al-Qaradawi, Y. (2021). Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam. Kairo: Maktabah Wahbah.

Al-Zuhaili, W. (2021). Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

Fauzi, M. (2024). Implementasi Hukum Iddah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam Kontemporer. Jurnal Ahwal Syakhshiyyah, 10(1), 34–49.

Hasanah, N. (2023). Hak-Hak Perempuan Selama Masa Iddah Menurut Hukum Islam. Jurnal Al-Ahwal, 8(2), 75–89.

Mardani. (2021). Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.

Nasution, F. (2024). Analisis Maqashid al-Syari'ah terhadap Hukum Talak dan Iddah. Jurnal Syariah dan Pemikiran Islam, 9(1), 51–68.

Quraish Shihab, M. (2022). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.

Rahman, A. (2023). Problematika Perceraian dan Pelaksanaan Iddah dalam Masyarakat Muslim Indonesia. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 8(2), 87–102.

Sabiq, S. (2021). Fiqh Sunnah. Beirut: Dar al-Fikr.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suryani, L. (2023). Fungsi Sosial dan Psikologis Masa Iddah dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, 11(2), 93–108.

Yusuf, M. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Zainuddin, A. (2024). Relevansi Hukum Talak dalam Sistem Hukum Keluarga Islam Modern. Jurnal Fikih Kontemporer, 7(1), 61–78.

Downloads

Published

2026-06-21