DEGRADASI ADAB DALAM RUANG DIGITAL: ANALISIS PELECEHAN VERBAL MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH DAN PENDIDIKAN ISLAM
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam pola komunikasi mahasiswa, namun juga memunculkan berbagai persoalan etika, salah satunya pelecehan verbal di ruang digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pelecehan verbal mahasiswa, faktor penyebab degradasi adab komunikasi digital, serta merumuskan model komunikasi digital mahasiswa beradab dalam perspektif sejarah dan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis isi terhadap pemberitaan media, dokumen resmi, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelecehan verbal diwujudkan dalam bentuk candaan seksual, objektifikasi perempuan, penghinaan terhadap dosen, penggunaan bahasa vulgar, dan normalisasi kekerasan verbal. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh karakteristik media digital, lemahnya kontrol sosial, budaya kelompok yang permisif, serta rendahnya internalisasi nilai adab. Penelitian ini menawarkan Model Komunikasi Digital Mahasiswa Beradab yang mengintegrasikan kesadaran spiritual, literasi digital, pengendalian diri, empati sosial, dan adab komunikasi sebagai upaya membangun budaya komunikasi digital yang santun dan bertanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.
References
Abdullah, S. M. (2019). Social Cognitive Theory : A Bandura Thought Review published in 1982-2012. Psikodimensia, 18(1). https://doi.org/10.24167/psidim.v18i1.1708
Anjani, V. A. (2024). Cyberbullying dan Dinamika Hukum di Indonesia : Paradoks Ruang Maya dalam Interaksi Sosial di Era Digital. STAATSRECHT:Jurnal Hukum Kenegaraan Dan Politik Islam, 4(1), 1–28.
Ardiansyah, Y. A., & Idris, I. (2025). Peran Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam Menjaga Adab dan Etika Komunikasi Generasi Muda di Media Sosial. JURNAL Keilmuan Dan Keislaman, 4(4), 523–539. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.749
Bahri, S., & Wahyuni, Is. (2021). RAGAM METODE KOMUNIKASI DALAM AL-QUR ` AN. Tafse: Journal of Qur’anic Studies, 6(1), 60–76.
Fauzan, J., & Harahap, H. (2025). Peran Instagram dalam Pembentukan Identitas Remaja di Era Digital. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 6(3), 1625–1656.
Group, A. (2026). Ruang privat yang semu: Ketika group chat menjadi locus delicti dalam kasus pelecehan seksual. Alchemist Group. https://alchemistgroup.co/article/group-chat-bukan-ruang-privat-hukum
Hardin, Mappanyompa, Inayati, I., Baroroh, S., Akbar, W. K., Wijayanti, N. S., Amiruddin, A., Fuadi, M. H., Taufik, Y., Fernando, Z. J., Lestariwati, L., & Suryati, N. (2026). Teori Sosial Modern. Edu Akademi.
Hendratno, A., Burhanudin, & Nuraida, D. (2023). Pemikiran Pendidikan Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Jurnal Studi Islam MULTIDISIPLIN, 1(1), 14–37.
Idris, H. (2025). Etika Komunikasi Qur ’ ani dalam Menghadapi Polarisasi Sosial : Kajian Tematik Atas Ayat-Ayat Qaul dalam Al- Qur ’ an. Journal of Islamic Studies, 05(02), 851–890.
Kemp, S. (2025). Digital 2026: Indonesia. Data Reportal. https://datareportal.com/reports/digital-2026-indonesia
Liansari, V., & Nuroh, E. Z. (2018). Realitas Penerapan Literasi Digital bagi mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Proceedings of The ICECRS, 1(3), 241–252. https://doi.org/10.21070/picecrs.v1i3.1397
Mahmudi, F. Al, & Bungsu, A. P. (2025). Al-Ghazali, Komunikasi Pendidikan Islam, Insan Kamil. Kreatif, 23(2), 169–186.
Maula, M., Pupita, D. A., Aldianto, A. I., & Abrian, R. A. (2025). Suara Tanpa Label : Melawan Kekerasan Verbal Berbasis Gender. Seminar Nasional Ilmu-Ilmu Sosial, 4, 831–847.
Munn, L. (2020). Angry by design: toxic communication and technical technical architectures. Humanities and Social Sciences Communications, 7(53), 1–11. https://doi.org/10.1057/s41599-020-00550-7
Ngalimun. (2025). Digitalisasi Komunikasi Bahasa : Implikasi Teknologi Informasi Pendahuluan. Jurnal Sains & Teknologi, 01(02), 78–91.
Oktaviani, D., & Ramadan, Z. H. (2023). Analisis Dampak Bullying Terhadap Psikologi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio, 9(3), 1245–1251. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5400
Putra, R. A., Kamil, P., Shihabuddin, D., Agama, I., Negeri, I., & Curup, I. (2025). Peran Literasi Digital Dalam Meningkatkan Etika Komunikasi Berinternet Mahasiswa Di Era Informasi. Indonesian Journal of Multidisci, 3(3), 1–7.
Putri, N. A., Rachman, A., & Setiawan, M. A. (2026). Analisis Online Disinhibition Effect pada Perilaku Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling di Media Sosial X. Edu Cendikia, 5(3), 1366–1375. https://doi.org/10.47709/educendikia.v5i03.7901
Soelistiyowati, R., Armayudha, G., Maritasari, H., Prayudhi, R., & Nurhadi, A. (2025). Dampak Penggunaan Fitur Whatsapp Sekali Lihat terhadap Keefektifan Komunikasi. Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi, 9(1).
Suciati, T. N. (2019). Sinisme Privasi, Diskriminasi Dan Komoditas Data: Paradoks Media Sosial Di Era Kapitalisme Pengawasan. Journal Acta Diurna, 15(2), 145. https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2019.15.2.2138
Sugihartati, R. (2014). Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer. Kencana Prenadamedia Group.
Sugiyono, D. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (I). Alfabeta.
Suryawan, I. N. (2016). Politik Kekerasan dan Pembisuan: Transformasi Sosial yang Pelik. Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin, XXV(1), 54–70.
Taufik, B., Hadi, N., Firdaus, M., & Riswan, M. (2025). Dinamika Komunikasi Remaja di Media Sosial : Studi Sosiologi Komunikasi Mengenai Pembentukan Identitas dan Relasi Sosial. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(3), 780–787.
UNICEF. (2020). Cyberbullying: Apa itu dan bagaimana menghentikannya. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/child-protection/apa-itu-cyberbullying
Winata, K. A. (2021). Implementasi Kompetensi Guru PAI yang Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik terhadap Baca Tulis Alquran (Studi Penelitian di SMP Negeri 16 Kota Bandung). Journal of Education and Teaching, 2(2), 204.
Wirawan, I. B. (2015). Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma. Prenadamedia Group.














