ZAKAT DAN WAKAF DI NEGARA MUSLIM

Authors

  • Siti Annisa Br. Nainggolan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Khailila Salsabila Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Gusrianda Tri Putera Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Muhammad Nur Iqbal Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Abstract

Zakat dan wakaf merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi dan keuangan sosial Islam yang memiliki fungsi ibadah sekaligus sosial-ekonomi. Zakat berperan dalam redistribusi kekayaan dan penanggulangan kemiskinan, sedangkan wakaf memiliki karakter pengembangan aset dan pembiayaan sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan zakat dan wakaf di beberapa negara Muslim dengan melihat aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, serta kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis komparatif. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku, dokumen hukum, dan publikasi lembaga resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap negara memiliki karakteristik pengelolaan zakat dan wakaf yang berbeda. Indonesia mengembangkan sistem kelembagaan melalui BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia, sedangkan Malaysia menerapkan pengelolaan zakat dan wakaf yang lebih terdesentralisasi pada tingkat negara bagian. Arab Saudi memiliki karakter pengelolaan wakaf yang kuat melalui kelembagaan pemerintah, sementara negara lain memiliki model yang disesuaikan dengan sistem hukum dan politik masing-masing. Penguatan kelembagaan dan inovasi pengelolaan diperlukan agar zakat dan wakaf mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pengentasan kemiskinan dan pembangunan sosial-ekonomi.

References

Anggraini, A. R. (2024). Comparison of zakat management paradigms between Indonesia and Malaysia. Jurnal Pendidikan IPS, 14(2), 451–456. https://doi.org/10.37630/jpi.v14i2.2184

Alam, S. S. (2023). Studi komparatif: Pengelolaan wakaf di Indonesia, Malaysia dan Saudi Arabia. An Nuqud Journal of Islamic Economics, 2(1). https://doi.org/10.51192/annuqud.v2i1.419

Choiriyah, E. A. N., Ryandono, M. N. H., & others. (2020). Zakat and poverty alleviation: A panel data analysis of 28 provinces in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance.

Hasanah, L., & Sudaryono. (2025). Comparison of the financial performance of amil zakat agencies in Indonesia and Malaysia using International Standard of Zakat Management (ISZM). Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada), 5(1). https://doi.org/10.59613/armada.v5i1.5488

Muis, A. R. C., Putri, M. U., Amalia, Z., Khalifah, N. P., & Faatimah. (2023). Perbandingan sistem wakaf sebagai implementasi kebijakan distribusi sosial (Studi kasus: Arab Saudi dan Malaysia). Hasanuddin Journal of International Affairs, 3(1). https://doi.org/10.31947/hjirs.v3i1.25509

Nor Paizin, M. (2022). Decentralization in Malaysia’s zakat management organizations: A comparison of some states’ zakat collection achievements. International Journal of Zakat, 7(1), 33–46. https://doi.org/10.37706/ijaz.v7i1.333

Qodri, M. A., Rafiqi, & Umar, H. (2025). Wakaf regulations and policies between Indonesia and Malaysia: Comparison and implications. Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, 24(1).

Ramadhan, T., Mahendra, B. A., Akbar, A., & Kurniawan, M. I. (2026). Green waqf in Indonesia and Malaysia: A comparative systematic literature review on regulations, models, and implementation effectiveness. El-Iqthisady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(2). https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.v7i2.63309

Suprayitno, A., & Hasibuan, W. S. (2025). Cross-country comparison of zakat management model for economic resilience: Insights from Indonesia and Malaysia. European Journal of Islamic Finance, 12(3). https://doi.org/10.13135/2421-2172/12000

Wahyuni, S., & Wulandari, P. (2024). Zakat and poverty alleviation: Bibliometric analysis of research trends. Journal of Islamic Economics and Finance.

Downloads

Published

2026-08-09