KONSEP IBADAH MENURUT T.M. HASBI ASH-SHIDDIEQY
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ibadah menurut T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy, meliputi pengertian, dasar hukum, klasifikasi, tujuan, dan hikmahnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah menurut Hasbi merupakan bentuk penghambaan kepada Allah Swt. yang tidak hanya terbatas pada ibadah ritual, tetapi juga mencakup aktivitas kehidupan yang dilakukan dengan niat ikhlas dan sesuai syariat. Ibadah dibedakan menjadi mahdhah dan ghairu mahdhah, yang keduanya berperan dalam membentuk ketakwaan, akhlak, dan kesalehan sosial. Konsep tersebut tetap relevan dalam kehidupan modern karena menempatkan ibadah sebagai bagian integral dari seluruh kehidupan manusia.
References
Batubara, M. (2022). Pemikiran T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy tentang fikih Indonesia: Perspektif historis dan kontekstual. Jurnal Hukum Islam, 20(2), 115–132.
Batubara, M., & Lubis, R. (2024). Praktik keberagamaan di era teknologi: Perspektif fikih kontemporer. Jurnal Studi Islam dan Masyarakat, 9(1), 45–60.
Ginting, S. (2023). Fikih Indonesia dan relevansinya dalam kehidupan masyarakat modern. Jurnal Pemikiran Islam, 15(2), 101–116.
Harahap, A. (2022). Konsep ibadah ghairu mahdhah dalam tradisi pemikiran fikih Indonesia. Jurnal Fikih dan Hukum Islam, 10(1), 55–70.
Harahap, A., & Nasution, M. (2023). Dimensi pedagogis ibadah dalam perspektif Hasbi Ash-Shiddieqy dan implikasinya terhadap pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 89–104.
Harahap, R., & Siregar, A. (2022). Maqashid al-syariah sebagai landasan pembaruan fikih ibadah: Telaah pemikiran Hasbi Ash-Shiddieqy. Jurnal Hukum dan Syariah, 8(2), 77–94.
Hasibuan, A. (2022). Ibadah dan pembentukan akhlak dalam perspektif pemikiran Islam. Jurnal Studi Keislaman, 14(1), 33–48.
Lubis, R., & Hasibuan, A. (2022). Ibadah dan kesalehan sosial dalam perspektif fikih. Jurnal Hukum Islam dan Masyarakat, 11(2), 121–138.
Marbun, S. (2023). Kesalehan individual dan kesalehan sosial dalam perspektif fikih ibadah Hasbi Ash-Shiddieqy. Jurnal Studi Islam, 18(1), 65–80.
Nasution, M. (2020). Konsep ibadah dalam perspektif Islam. Jurnal Ilmu Syariah, 5(2), 25–40.
Nasution, M. (2024). Fikih ibadah dan tantangan kehidupan modern. Jurnal Fikih Kontemporer, 6(1), 1–16.
Nasution, M., & Batubara, A. (2021). Prinsip tauqifiyah dalam pelaksanaan ibadah. Jurnal Hukum Islam, 9(2), 73–88.
Pane, A., & Nasution, R. (2021). Metodologi fikih dan pemikiran hukum Islam T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy. Jurnal Al-Ahkam, 17(1), 49–65.
Pulungan, R., & Rambe, M. (2023). Ibadah ghairu mahdhah dan aktivitas sosial dalam kehidupan muslim. Jurnal Studi Fikih, 7(2), 91–106.
Ritonga, A. (2023). Respons fikih terhadap tantangan modernitas. Jurnal Hukum Islam Kontemporer, 5(1), 15–30.
Simanjuntak, D. (2021). Dimensi sosial ibadah dalam perspektif fikih Indonesia. Jurnal Syariah dan Masyarakat, 13(2), 103–118.
Simbolon, F. (2024). Ibadah dan perubahan sosial dalam perspektif Islam. Jurnal Pemikiran Keislaman, 16(1), 55–71.
Siregar, A. (2020). Al-Qur'an, Sunnah, dan pembaruan pemikiran hukum Islam Hasbi Ash-Shiddieqy. Jurnal Hukum Islam, 8(2), 87–103.
Siregar, R. (2022). Konsep ibadah komprehensif dalam pemikiran T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy. Jurnal Fikih Indonesia, 10(1), 45–62.
Siregar, R., & Pulungan, M. (2022). Ibadah mahdhah dan prinsip tauqifiyah dalam hukum Islam. Jurnal Studi Syariah, 9(1), 27–42.
Waruwu, E. (2022). Salat dan pembentukan karakter muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(2), 117–132.
Yunus, M. (2021). Pemikiran T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy dalam perkembangan hukum Islam di Indonesia. Jurnal Kajian Islam, 13(1), 1–18.














