ZIHAR DAN HUKUMNYA (QS. AL MUJADALLAH 1-4)

Authors

  • Irna Sholati Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Wawan Arbeni Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Linda Mella Sari Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Latifah Pradini Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Intan Mawarni Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Nilam Kirani Siregar Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Dahlia Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Nur Alfi Syahrin Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Abstract

Zihar merupakan salah satu tradisi masyarakat Arab Jahiliyah yang berkaitan dengan hubungan suami istri. Dalam praktiknya, seorang suami menyerupakan istrinya dengan perempuan yang haram dinikahi, seperti ibunya, dengan tujuan menjauhkan diri dari istrinya tanpa melakukan perceraian secara resmi. Islam kemudian datang menghapus praktik tersebut dan menetapkan aturan hukum yang jelas melalui QS. Al-Mujadallah ayat 1–4. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep zihar, dasar hukumnya dalam Al-Qur'an, pandangan ulama fikih, serta implikasi hukum yang ditimbulkannya dalam kehidupan keluarga Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zihar merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam karena mengandung unsur kedzaliman terhadap perempuan. Suami yang melakukan zihar tidak langsung menyebabkan perceraian, tetapi wajib membayar kafarat sebelum kembali berhubungan dengan istrinya. Ketentuan tersebut menunjukkan perhatian Islam terhadap perlindungan hak-hak perempuan serta menjaga keharmonisan rumah tangga. Dengan demikian, hukum zihar dalam Islam bersifat haram dan pelakunya wajib melaksanakan kafarat sebagaimana diatur dalam QS. Al-Mujadallah ayat 1–4 (Rofiq, 2022).

References

Abdullah, M., & Karim, A. (2022). Implementasi Kafarat Zihar dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ahwal Syakhshiyyah, 7(2), 88–104.

Al-Qur'an Al-Karim.

Azzam, A. A., & Hawwas, A. W. (2021). Fiqh Munakahat. Jakarta: Amzah.

Az-Zuhaili, W. (2021). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

Fauzi, M. (2024). Analisis Hukum Zihar dalam Perspektif Keadilan Gender. Jurnal Hukum Islam, 12(1), 55–72.

Fauziah, N. (2022). Perlindungan Perempuan dalam Hukum Keluarga Islam. Jurnal Al-Ahwal, 15(2), 120–138.

Hakim, A. (2023). Zihar dan Perlindungan Hak Perempuan dalam Hukum Islam. Jurnal Ahwal Al-Syakhsiyyah, 8(2), 101–118.

Hamid, A. (2021). Reformasi Hukum Keluarga pada Masa Islam Awal. Jurnal Studi Islam, 14(1), 33–49.

Hasan, M. (2023). Konsep Kafarat dalam Al-Qur'an dan Implementasinya. Jurnal Tafsir dan Hadis, 9(1), 76–93.

Hidayat, S. (2022). Analisis QS. Al-Mujadallah Ayat 1–4 dalam Perspektif Tafsir Kontemporer. Jurnal Ilmu Al-Qur'an, 11(2), 97–116.

Karim, A. (2024). Hak-Hak Perempuan dalam Perspektif Hukum Islam Modern. Jurnal Syariah dan Hukum, 13(1), 1–20.

Kementerian Agama RI. (2022). Al-Qur'an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.

Lubis, H. (2023). Etika Komunikasi Suami Istri dalam Islam. Jurnal Keluarga Muslim, 6(1), 45–63.

Mughniyah, M. J. (2021). Fiqh Lima Mazhab. Jakarta: Lentera.

Muslim, I. (2022). Kedudukan Perempuan dalam Masyarakat Arab Pra-Islam. Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 5(2), 55–71.

Nashir, A. (2021). Maqashid Syariah dalam Hukum Keluarga Islam. Jurnal Hukum dan Peradilan Islam, 10(1), 24–42.

Nurhayati, E. (2023). Kekerasan Verbal dalam Rumah Tangga dan Perspektif Islam. Jurnal Gender dan Islam, 7(1), 88–107.

Rahman, F. (2022). Studi Historis Asbabun Nuzul QS. Al-Mujadallah. Jurnal Ulumul Qur'an, 8(2), 110–129.

Rofiq, A. (2022). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sabiq, S. (2021). Fiqh Sunnah. Jakarta: Republika.

Salim, M. (2024). Zihar dalam Perspektif Empat Mazhab Fikih. Jurnal Mazahib, 15(1), 74–95.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2021). Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sulaiman, A. (2023). Keadilan Gender dalam Hukum Keluarga Islam. Jurnal Al-Mizan, 18(2), 140–159.

Syafei, R. (2021). Ilmu Ushul Fiqh. Bandung: Pustaka Setia.

Yusuf, M. (2023). Maqashid Syariah dan Perlindungan Keluarga dalam Islam. Jurnal Syariah Kontemporer, 10(2), 115–132.

Zaidan, A. (2022). Tafsir Hukum QS. Al-Mujadallah Ayat 1–4. Jurnal Tafsir Ahkam, 4(1), 25–44.

Downloads

Published

2026-06-07